Jurnalist.online, JAKARTA - Pasca bentrokan yang terjadi di Apartement City Park (Jum’at, 29/01/2021), pihak kepolisian bersama TNI masih berjaga jaga dikawasan tersebut . Hal ini dilakukan sebagai antisipasi bentrokan susulan serta memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat.
Terlihat dilokasi masyarakat sudah menjalankan aktivitas seperti biasanya, Hendri salah seorang penghuni sekaligus pengurus P3SRS berharap keributan seperti ini sudah tidak terjadi kembali,
"Saya berharap bentrokan ini tidak terjadi lagi karena sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan warga disini " ungkapnya kepada awak media
Salah seorang warga, Kim San yang pada saat kejadian mengalami luka sabetan senjata tajam, menceritakan kronologi kejadian tersebut. Ia menjelaskan, saya sejak awal pengalihan diminta membantu pengelola berdua dengan kawan saya untuk membantu sebagai operasional, saya bukan P3SRS, karena antara P3SRS dan pengelola beda, saya diminta untuk membantu apabila ada warga yang komplain terkait air yang mati dan lain sebagainya, P3SRS pun tetap membantu saya dalam masalah pekerjaan dilapangan, mereka tidak pernah diam.
Lebih Lanjut Kim San mengatakan ,paginya pihak pengacara mereka ( Diduga Kelompok Flores ) bertemu dengan pihak pengacara kita Pak Irwandi Harahap SH. mereka berniat untuk mengambil FASUM dan FASOS yang disertifikatkan , sambil menunjukan sertifikat dengan Pak Harahap sebenarnya inikan salah, karena FASUM dan FASOS milik Pemda. sebenarnya pada saat ketemu pak Camat Cengkareng (Ahmad Faqih), mengatakan oke kalau kamu mau ambil saya minta surat keputusan dari pengadilan namun seandainya mereka sudah membawa kelengkapan surat untuk mengambil sertifikat FASOS dan FASUM , kita (warga) punya hak untuk menolak namun karena waktu menjelang sholat Jum'at situasi sempat meredam.
Sesudah sholat jum’at warga mendapat laporan lewat HT dari security bahwa massa sudah mulai bergerak dari pintu timur dan sudah mulai masuk kita menjaga dari arah yang berlawanan kemudian kita mudur, dan saya katakan ga perlu terjadi hal seperti ini lebih baik kita bicara baik baik setelah kita minta mereka mundur timbul lah bentrok dan dilempar batu , saya tidak habis Fikir ternyata yang jadi incaran itu dua orang antara saya dan Amit chip security tidak lama kemudian mereka langsung menemui saya. saya sedang telpon di pintu gerbang barat, saya sedang telpon. Salah seorang menyabetkan Sajam sehingga mengenai belakang saya tidak lama kemudian datanglah aparat kepolisian dari polsek cengkareng, lalu menembakan senjata keatas dan mereka pun seketika diam."ungkapnya pada wartawan
Kimsan Berharap , pihak kepolisian dapat bertindak cepat terkait permasalahan ini , menurutnya permasalahan ini sudah terlalu lama hingga warga merasa sangat terganggu dan di hantui ketakutan kalau terjadi keributan terus menerus.


